Ini Loh 4 Kelebihan Properti Dibandingkan Deposito

Jual Rumah Malang 1 Milyar Lewat Agen Properti Lebih Untung

Memiliki modal yang besar seringkali memerlukan strategi yang tepat dalam mengelola agar uang dapat berkembang dengan baik. Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, diversifikasi aset menjadi langkah cerdas yang dapat dilakukan untuk menjaga nilai kekayaan. Salah satu pilihan investasi yang kerap dibandingkan adalah properti dan deposito. Berikut 4 kelebihan dari investasi properti dibandingkan dengan deposito.

1. Ketahanan terhadap Inflasi

Properti memiliki ketahanan terhadap inflasi yang lebih baik dibandingkan dengan deposito. Hal tersebut dikarenakan suku bunga deposito yang seringkali tidak dapat mengimbangi kenaikan harga pasar. Sebaliknya, properti sebagai aset fisik nilainya cenderung lebih naik dari waktu ke waktu, terutama jika di bangun berada di lokasi strategis. Dikutip dari website tradingeconomics, persentase kenaikan tertinggi harga properti dari tahun 2003-2025 adalah mencapai 13.51% jauh dengan persentase suku bunga deposito yang seringkali tidak cukup untuk mengimbangi harga pasar setiap tahunnya.

2. Imbal Hasil

Properti dapat memberikan keuntungan rutin setiap bulan melalui penyewaan. Penghasilan ini bisa menjadi pemasukan tambahan jangka pendek yang bersifat berkala atau cash flow. Contohnya, sebuah rumah kontrakan dengan nilai Rp500 juta bisa menghasilkan Rp25 juta per tahun dari sewa, atau sekitar 5% dari nilai aset. Sementara itu dikutip dari pajak.go.id, imbal hasil dari deposito relatif lebih rendah, berkisar 3–4% per tahun, dan masih dikenakan pajak 20%.

3. Apresiasi Nilai Aset

Apresiasi nilai aset merupakan hal penting dalam berinvestasi dengan tujuan mencari keuntungan jangka panjang. Pada properti, kenaikan harga biasanya terjadi lebih cepat, terlebih jika dibangun berada di wilayah dengan permintaan tinggi dan perkembangan infrastruktur yang pesat. Indeks harga properti residensial di kota besar juga terus mengalami tren kenaikan dalam setiap tahunnya. Pertambahan nilai jual inilah yang menjadikan keuntungan besar pemilik. Sedangkan deposito hanya memberikan bunga yang sudah ditentukan sejak awal dengan kenaikan yang sangat terbatas.

4. Multifungsi

Properti dikategorikan sebagai aset multifungsi, yang mana pemilik properti dapat menyesuaikan penggunaan bangunan, misalnya sebagai tempat tinggal, usaha, atau disewakan. Berbeda dengan deposito, aset properti bisa dijadikan agunan untuk pinjaman. Fleksibilitas ini membuat properti lebih menarik karena mampu menyesuaikan dengan kondisi pasar. Sebaliknya, deposito hanya bersifat sebagai simpanan tanpa fungsi tambahan.

Pada akhirnya, investasi properti menawarkan potensi keuntungan yang lebih besar di bandingkan deposito. Namun, penting bagi investor untuk tetap menyesuaikan pilihan investasi berdasarkan tujuan finansial dan kemampuan modal masing-masing.

You might also like

Perusahaan pengembangan property, berdiri sejak 2009 dan telah melakukan pengembangan property pada sektor hunian serta rumah kost yang bekualitas prima

Office

Jl. Chili, Joyogrand Blok Graha Utama A01 NO.146, Merjosari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144

Kawasan LUXURY KOST

Graha Agung Sigura-Gura PASSIVE INCOME UP TO 336 Jt dan juga ROI 13% per tahunnya

Promo Favorit Properti Saya Ya, saya tertarik!